
Penggunaan rana dengan speed rendah pada subjek yang bergerak akan menimbul kan blur yang memberi kesan gerak. Selain itu, penggunaan kecepatan tinggi juga dapat memberikan kesan gerak dengan membekukan gerakan yang sedang berlangsung, pemotretan ini lazim disebut freezing. Hasilnya adalah foto yang mem perlihatkan subjek foto tepat di tengah gerakan yang sedang dilakukan. Karena menggunakan kecepatan rana tinggi, gambar subjek menjadi jelas/tidak blur. Pemotretan freezing yang baik membutuhkan perencana an. Jika mengetahui atau dapat yang bergerak memperkirakan arah yang akan dilalui subjek, Anda dapat menentukan sudut kamera, pencahayaan, latar belakang, jarak fokus, dan eksposure. Dengan demikian, Anda dapat lebih berkonsentrasi memperhatikan subjek tersebut. Yang tidak kalah pentingnya adalah mengantisipasi puncak gerakan yang akan di freeze. Ketika Anda bekerja dengan rana berkecepatan tmggi, pastikan setingan yang sudah anda input benar..
kan gag mau juga momen tertentu hilang begitu aja (pengalaman.. =P)
saat anda sudah menentukan ingin mengambil foto pastikan kamera yang anda pakai sudah nyala alias on alias udah siap alias belom di matiin (pengalaman lagi.. hehehe)
ada beberapa cara dalam pengambilan teknik freeze
saya akan membeberkan cara yang paling mudah..
kan sekarang lagi musim hujan nih.. coba anda keluar saat hujan..
bidik kamera anda ke tetesan air hujan.. untuk penggunaan speed dan apparture relatif ya..
kan saya gag bisa liat di sana malem ato pagi ujan'a.. jadi saya gag bisa ngasih patokan setingan'a.. heehe
saat pengambilan usahakan memakai apparture yang rendah, agar cahaya yang di terima lebih banyak, mengingat penggunaan speed yang cepat.
bila sudah menentukan objek langsung di klik..
hehe..
selamat mencoba kops....
kerennn nice tips and trick :D
BalasHapusmakasii brader @umar.. @jiahahaha
BalasHapusmantabs... sayang backlight nya kekencengan..
BalasHapusatw emang mo bikin efek siluet? hehe (jangkes)